Menatap Pesona Sunset Bumi Tanadoang

Menatap Pesona Sunset  Bumi Tanadoang

Follow by Email

Minggu, 04 Maret 2012

Pemkab Kepulauan Selayar & Kampus Unhas Tandatangani MoU Pengelolaan Sumberdaya Kelautan


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, menggaet Universitas Hasanuddin (Unhas, red) Makassar untuk terlibat dalam pengkajian, pengembangan, dan pengelolaan sumber daya laut dan perikanan di pulau-pulau kecil dan Pulau Takabonerate.
Nota kesepahaman (MoU) pelaksanaan kerja sama pekerjaan tersebut ditandatangani di Kampus Unhas  Makassar, Rabu (29/2), antara Rektor Unhas Prof Dr Idrus A Paturusi dan Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. Syahrir Wahab, MM, disaksikan pejabat kedua pihak.
Pada kesempatan yang sama, Unhas juga menandatangani nota kesepahaman dengan Coral Triangle Center (CTC) yang berkedudukan di Sanur Bali, diwakili Riry Jauhari, MSc, sebagai mitra dalam pelaksanaan pengkajian sumberdaya kelautan dan perikanan di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kerjasama yang berlangsung tiga tahun dan dapat diperpanjang atau dihentikan atas kesepakatan kedua pihak itu, mencakup pelaksanaan penelitian, pengembangan dan pengelolaan sumberdaya perikanan dan kelautan serta pengembangan pulau-pulau kecil untuk kepentingan pendidikan, ekonomi, wisata di Pulau Takabonerate. Termasuk juga di dalamnya adalah kegiatan desiminasi, sosialisasi dan advokasi.
Unhas akan melaksanakan kerja sama ini di lapangan dengan ujung tombak Pusat Penelitian, Pengembangan, dan Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil Unhas. Sementara kerja sama dengan CTC dititikberatkan pada hubungan kerja profesional yang menguntungkan para pihak dalam pelaksanaan kerja sama ini.
Oleh sebab itu dengan Unhas, CTC akan berupaya mewujudkan konservasi sumberdaya kelautan dan perikanan, melaksanakan pendidikan dan pelatihan, pengelolaan wilayah, kemitraan dan pengabdian pada masyarakat, serta melaksanakan studi kasus tentang konservasi laut.
Rektor Unhas Idrus A Paturusi menyambut baik kerja sama ini, karena Unhas memiliki sumber daya manusia yang dapat bermitra dengan Pemkab Kepulauan Selayar. "Ini merupakan satu kesempatan baik, apalagi ada satu pulau kosong yang dapat digunakan untuk mengembangkan sektor peternakan sapi, kata Idrus Paturusi.
Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar Syahrir Wahab mengatakan, wilayah yang dipimpinnya memiliki 130 pulau, 29 pulau di antaranya pulau berpenduduk. Di Kepulauan Takabonerate sendiri terdapat 27 pulau, baru tujuh pulau di antaranya yang sudah berpenghuni. "sedang luas daratan Kabupaten Kepulauan Selayar sendiri mencapai, 1.357,03 km persegi dan laut seluas 9.146,66 km persegi," ujar bupati jebolan Fakultas Sosial Politik Unhas tersebut.
Menurut dia, Selat Selayar termasuk celah yang sangat padat dilalui kapal, setelah Selat Malaka. Perairan bagian timur berbatasan dengan laut dalam. Tempat migrasinya berbagai jenis ikan yang sangat potensial bagi pemenuhan kebutuhan cadangan ikan secara nasional maupun global.
Kabupaten Kepulauan Selayar, lanjut Bupati, juga merupakan salah satu titik dari segitiga terumbu karang dunia. Segitiga terumbu karang ini merupakan sebuah istilah yang digunakan dengan mengacu pada segitiga perairan laut tropik dari Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Salomon, dan Timor Leste. Di wilayah segitiga terumbu karang ini kata Syahrir, hidup sedikitnya 500 jenis species ikan.(*)

Tidak ada komentar:

TOP RELEASE

Gaul Cell Selayar

Gaul Cell Selayar
Jual Beragam Jenis Telefon Selular & Melayani Service Kerusakan Ponsel